Sabtu, 23 November 2013

Penanganan Diare

Penanganan utama
Saat anda dirumah, apa yang anda dapat lakukan? Inilah yang penting untuk anda lakukan.
1.       Minum yang banyak
Saat terjadi diare, banyak cairan yang keluar tubuh. Hal ini menyebabkan dehidrasi dan badan lemas. Tekanan darah akan menurun karena kurangnya cairan darah. Minum yang banyak diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar. Bila mempunyai oralit, anda dapat memberikannya sesuai dengan aturan yang ada di bungkus oralit tersebut. Oralit lebih baik mengganti cairan tubuh daripada air putih saja. Bila tidak ada oralit, anda dapat membuat teh satu gelas dengan  gula satu sendok dan ditambah garam dapur seperempat sendok teh.
2.       Minum Obat
Obat-obatan dapat anda gunakan untuk penanganan pertama diare. Pilihlah obat yang memiliki kemampuan untuk menyerap racun. Obat jenis ini lebih baik daripada obat yang hanya berfungsi menurunkan frekuensi diare. Diare terjadi karena adanya racun didalam usus, jadi bila racun dikeluarkan, diare pun akan berkurang.
3.       Diusahakan untuk dapat makan makanan.
Makanan berfungsi untuk penyeia energi bagi tubuh. Karena banyak energi yang hilang, makanan penting untuk masuk ke dalam tubuh. Walau hanya bisa sedikit, usahakan penderita tetap menerima asupan makanan.
4.       Bawa ke Puskesmas/ Rumah sakit terdekat
Hati-Hati! Jangan sampai terlambat membawa penderita ke Pusat Kesehatan Terdekat. Bisa bisa nyawa Taruhannya. Bila kondisi demikian terjadi, segera bawa penderita ke Rumah Sakit atau Puskemas terdekat
-          Mual Muntah Berlebih
-          Badan Lemas sampai tidak bisa berdiri
-          Pingsan
-          Tidak bisa Makan/Minum
-          BAB mengeluarkan darah

Apa yang biasanya dilakukan di Rumah Sakit??
Saat kita menderita diare, hal pertama  yang dilakukan oleh petugas kesehatan adalah mengembalikan keseimbangan cairan tubuh kita. Kita akan ditanya berapa kali telah muntah/BAB. Cobalah untuk mengingat sedetail mungkin sehingga jumlah cairan yang akan diberikan ke kita benar. Cairan akan diberikan dalam bentuk Infus. Hampir semua pasien diare akan dipasang infus. Pemasangan infus ini sangat penting untuk mengembalikan cairan tubuh dan memasukkan obat-obattan.
Selanjutnya akan dicari penyebab utama diare. Biasanya akan dilakukan pemeriksaan Laboratorium terhadap darah dan BAB pasien. Dari hasil pemeriksaan inilah biasanya diketahui secara jelas penyebabnya.
Setelah itu barulah akan ditentukan pengobatan yang tepat untuk menghentikan diare ini. Untuk membunuh bakteri/virus yang menyebabkan diare terjadi. Bila tidak dalam kondii berat, rawat inap untuk diare berkisar 4-6 hari saja. Setelah itu bila kondisi sudah membaik pasien diperbolehkan untuk pulang.


0 komentar:

Posting Komentar