Sabtu, 08 Juni 2013

Tips Hemat baterai Androidmu

-          Android – Smartphone

Android merupakan salah satu ponsel terpopuler saat ini. Dan seperti ponsel berbasis sistem lain, Android terus berkembang. Android terus membuat perbaikan sehingga dapat terus membantu kehidupan manusia. Ponsel-ponsel Android pun sudah banyak yang menyandang sebutan Smartphone atau ponsel pintar.




Dengan semakin berkembangnya ponsel android menjadi ponsel pintar, semakin kompleks pula jaringan dan sistem yang dibawanya. Kalau dulu sebuah ponsel hanya digunakan untuk mengirim SMS atau melakukan panggilan telepon. Sekarang berbagai tugas dapat dilakukan. Mulai dari memutar video berkualitas tinggi, membuka internet dan berbagai kegiatan lain. Android jaman sekarang-pun memiliki fitur-fitur pintar yang semakin berkembang, seperti teknologi NFC dan voice recognition. Berbagai fitur dan kemampuan yang dimiliki Android membuat performanya semakin lama menjadi semakin lambat. Untuk mengembalikan performa android anda, cobalah langkah-langkah berikut :

1.       Matikan Live Wallpaper
Live walpaper adalah walpaper dalam bentuk animasi. Live walpaper biasanya berupa gambar yang dapat bergerak. Contoh Live Walpaper seperti pemandangan aquarium dengan ikan-ikannya, gambar Rumput yang bergoyang atau gambar air terjun. Memang gambar-gambar ini akan sangat menarik. Tapi jangan lupa, Live Walpaper membutuhkan jauh lebih banyak kinerja processor daripada walpapaer biasa. Oleh karena itu, bila anda ingin membuat tampilan homescreen anda lebih ringan dan cepat, jangan gunakan live walpapaer. Gunakanlah walpapaer standart.
2.       Kurangi jumlah Widget di Homescreen
Widget adalah tampilan aplikasi dalam bentuk mini. Tujuan widget ini adalah mempermudah akses anda ke aplikasi tersebut. Anda tidak perlu membuka menu dan membuka aplikasi untuk menjalankannya. Anda tinggal menggeser homescreen anda untuk melihat aplikasi tersebut, dan aplikasi tersebut sudah dalam keadaan berjana. Widgte yang sering digunakan seperti Facebook, Twitter, Kalender, Jam, tampilan Berita dan Cuaca.
Aplikasi ini memang sangat memudahkan pengguna untuk melihat informasi yang dibawa oleh aplikasi. Tapi kemampuan ini juga membutuhkan banyak memory untuk menjalankannya. Apalagi beberapa widget akan terus berjalan dan selalu terhubung ke internet seperti widget facebook dan berita. Alhasil, ponsel anda akan banyak terbebani dan akan berjalan dengan lambat. Pergunakan widget seperlunya saja. Pilihlah widget yang benar-benar sering anda gunakan. Bila aplikasi itu hanya sesekali digunakan, cukuplan anda membukanya dari home seperti biasa.

3.       Tutup aplikasi yang berjalan di Homescreen
Sering kita tidak mengetahui hal ini. Saat kita menjalankan sebuah aplikasi dan ingin keluar dari aplikasi, beberapa dari kita menggunakan tombol home untuk kembali ke menu. Tapi tahukah anda? Aplikasi tadi sebenarnya belum keluar dan masih berjalan. Aplikasi tersebut masih berjalan di background homescreen anda. Cara yang benar adalah dengan menekan tombol kembali beberapa kali hingga mencapai tampilan homescreen anda. Atau, dengan cara membuka pilihan dan memilih quit atau keluar pada aplikasi tersebut.
Aplikasi yang berjalan pada background anda tetap akan menggunakan kemampuan RAM ponsel anda. Hal ini kadang tidak kita ketahui sehingga seringkali kita mendapatkan ponsel kita berjalan lambat, walau kita hanya membuka satu aplikasi saja.

4.       Matikan Auto-update aplikasi
Auto-update adalah kemampuan untuk memperbarui aplikasi yang anda miliki secara otomatis. Kemampuan ini dijalankan sendiri oleh aplikasi tersebut dan tidak memerlukan ijin dari anda. Dengan kemampuan ini, anda dapat menikmati aplikasi yang selalu update. Selalu mendapatkan fitur-fitur terbaru dari aplikasi tersebut.
Namun begitu, fitur auto-update ini akan membebani kinerja ponsel. Kadang aplikasi ini akan mendownload dan menjalankan sebuah aplikasi ketika anda sedang menjalankan aplikasi lain. Ponsel anda akan kewalahan karena harus menjalankan beberapa pekerjaan sekaligus. Ponsel anda-pun akan terasa lambat dan berat. Matikanlan kemampuan auto-update, cukup jalankan notifikasi saja bila ada pembaruan, dan aplikasi akan meminta ijin anda untuk melakukan pembaruan. Hal ini akan meringankan kerjaan ponsel anda selama anda tidak menjalankan aplikasi lain ketika anda mengijinkan proses update berlangsung.
5.       Pindahkan Aplikasi ke Micro-SD
Fitur moved apps to SD adalah fitur yang memungkinkan anda untuk memindahkan instalan aplikasi dari memori internal ke kartu microSD. Dengan memindahkan aplikasi ke memori eksternal, ruang penyimpanan akan lebih luas dan ponsel akan lebih mudah menggunakan data yang ada. Hal ini pada akhirnya akan membuat kinerja ponsel anda lebih cepat.
6.       Jangan Gunakan Auto-rotates
Auto rotate adalah fitur pada ponsel, yang akan menyesuaikan mode layar sesuai dengan kondisi ponsel saat digenggam. Apabila anda memegang ponsel anda memanjang keaatas atau portrait, tampilan layar-pun akan menggunakan mode portrait. Sebaliknya bila anda memegang ponsel secara horizontal, tampilan layar-pun akan menggunakan mode landscape. Rotasi otomatis ini akan membuat ponsel bekerja lebih keras dan menghambat aplikasi lain.
7.       Autobrightness
Kebanyakan ponsel android telah dilengkapi oleh sensor ambien light. Sensor ini akan memeriksa kondisi cahaya lingkungan ponsel dan akan menyesuaikan kecerahan layar ponsel anda. Akan tetapi, selain membutuhkan banyak tenaga baterai, kemampuan ini juga dapat membuat kinerja ponsel menjadi lambat.
8.       Factory Reset
Factory reset adalah reset yang telah disediakan oleh produsen ponsel. Dalam reset ini, terdapat beberapa pilihan. Anda masih dapat menyimpan data-data anda sehingga tidak akan terhapus.

Anda dapat mencoba ini bila sudah melakukan langkah diatas namun belum menghasilkan hasil yang maksimal. Hal ini dikarenakan pada android saat pertama kali berjalan, terdapat beberapa aplikasi yang otomatis berjalan di background.

0 komentar:

Posting Komentar