Penanganan utama
Saat
anda dirumah, apa yang anda dapat lakukan? Inilah yang penting untuk anda
lakukan.
1. Minum
yang banyak
Saat terjadi diare, banyak cairan yang
keluar tubuh. Hal ini menyebabkan dehidrasi dan badan lemas. Tekanan darah akan
menurun karena kurangnya cairan darah. Minum yang banyak diperlukan untuk
mengganti cairan yang keluar. Bila mempunyai oralit, anda dapat memberikannya
sesuai dengan aturan yang ada di bungkus oralit tersebut. Oralit lebih baik
mengganti cairan tubuh daripada air putih saja. Bila tidak ada oralit, anda
dapat membuat teh satu gelas dengan gula
satu sendok dan ditambah garam dapur seperempat sendok teh.
2. Minum
Obat
Obat-obatan dapat anda gunakan untuk
penanganan pertama diare. Pilihlah obat yang memiliki kemampuan untuk menyerap
racun. Obat jenis ini lebih baik daripada obat yang hanya berfungsi menurunkan
frekuensi diare. Diare terjadi karena adanya racun didalam usus, jadi bila
racun dikeluarkan, diare pun akan berkurang.
3. Diusahakan
untuk dapat makan makanan.
Makanan berfungsi untuk penyeia energi bagi
tubuh. Karena banyak energi yang hilang, makanan penting untuk masuk ke dalam
tubuh. Walau hanya bisa sedikit, usahakan penderita tetap menerima asupan
makanan.
4. Bawa
ke Puskesmas/ Rumah sakit terdekat
Hati-Hati! Jangan sampai terlambat membawa
penderita ke Pusat Kesehatan Terdekat. Bisa bisa nyawa Taruhannya. Bila kondisi
demikian terjadi, segera bawa penderita ke Rumah Sakit atau Puskemas terdekat
-
Mual Muntah Berlebih
-
Badan Lemas sampai tidak bisa berdiri
-
Pingsan
-
Tidak bisa Makan/Minum
-
BAB mengeluarkan darah
Apa yang biasanya dilakukan di Rumah
Sakit??
Saat
kita menderita diare, hal pertama yang
dilakukan oleh petugas kesehatan adalah mengembalikan keseimbangan cairan tubuh
kita. Kita akan ditanya berapa kali telah muntah/BAB. Cobalah untuk mengingat
sedetail mungkin sehingga jumlah cairan yang akan diberikan ke kita benar.
Cairan akan diberikan dalam bentuk Infus. Hampir semua pasien diare akan
dipasang infus. Pemasangan infus ini sangat penting untuk mengembalikan cairan
tubuh dan memasukkan obat-obattan.
Selanjutnya
akan dicari penyebab utama diare. Biasanya akan dilakukan pemeriksaan
Laboratorium terhadap darah dan BAB pasien. Dari hasil pemeriksaan inilah
biasanya diketahui secara jelas penyebabnya.
Setelah
itu barulah akan ditentukan pengobatan yang tepat untuk menghentikan diare ini.
Untuk membunuh bakteri/virus yang menyebabkan diare terjadi. Bila tidak dalam
kondii berat, rawat inap untuk diare berkisar 4-6 hari saja. Setelah itu bila
kondisi sudah membaik pasien diperbolehkan untuk pulang.










