-
Android – Smartphone
Android
merupakan salah satu ponsel terpopuler saat ini. Dan seperti ponsel berbasis
sistem lain, Android terus berkembang. Android terus membuat perbaikan sehingga
dapat terus membantu kehidupan manusia. Ponsel-ponsel Android pun sudah banyak
yang menyandang sebutan Smartphone atau ponsel pintar.
Dengan semakin berkembangnya ponsel android
menjadi ponsel pintar, semakin kompleks pula jaringan dan sistem yang
dibawanya. Kalau dulu sebuah ponsel hanya digunakan untuk mengirim SMS atau melakukan
panggilan telepon. Sekarang berbagai tugas dapat dilakukan. Mulai dari memutar
video berkualitas tinggi, membuka internet dan berbagai kegiatan lain. Android
jaman sekarang-pun memiliki fitur-fitur pintar yang semakin berkembang, seperti
teknologi NFC dan voice recognition. Berbagai fitur dan kemampuan yang dimiliki
Android membuat performanya semakin lama menjadi semakin lambat. Untuk
mengembalikan performa android anda, cobalah langkah-langkah berikut :
1.
Matikan
Live Wallpaper
Live walpaper adalah walpaper dalam bentuk animasi. Live walpaper
biasanya berupa gambar yang dapat bergerak. Contoh Live Walpaper seperti
pemandangan aquarium dengan ikan-ikannya, gambar Rumput yang bergoyang atau gambar
air terjun. Memang gambar-gambar ini akan sangat menarik. Tapi jangan lupa,
Live Walpaper membutuhkan jauh lebih banyak kinerja processor daripada
walpapaer biasa. Oleh karena itu, bila anda ingin membuat tampilan homescreen
anda lebih ringan dan cepat, jangan gunakan live walpapaer. Gunakanlah
walpapaer standart.
2.
Kurangi
jumlah Widget di Homescreen
Widget adalah tampilan aplikasi dalam bentuk mini. Tujuan widget ini
adalah mempermudah akses anda ke aplikasi tersebut. Anda tidak perlu membuka
menu dan membuka aplikasi untuk menjalankannya. Anda tinggal menggeser
homescreen anda untuk melihat aplikasi tersebut, dan aplikasi tersebut sudah
dalam keadaan berjana. Widgte yang sering digunakan seperti Facebook, Twitter,
Kalender, Jam, tampilan Berita dan Cuaca.
Aplikasi ini memang sangat memudahkan pengguna untuk melihat
informasi yang dibawa oleh aplikasi. Tapi kemampuan ini juga membutuhkan banyak
memory untuk menjalankannya. Apalagi beberapa widget akan terus berjalan dan
selalu terhubung ke internet seperti widget facebook dan berita. Alhasil,
ponsel anda akan banyak terbebani dan akan berjalan dengan lambat. Pergunakan widget
seperlunya saja. Pilihlah widget yang benar-benar sering anda gunakan. Bila
aplikasi itu hanya sesekali digunakan, cukuplan anda membukanya dari home
seperti biasa.
3.
Tutup
aplikasi yang berjalan di Homescreen
Sering kita tidak mengetahui hal ini. Saat kita menjalankan sebuah
aplikasi dan ingin keluar dari aplikasi, beberapa dari kita menggunakan tombol
home untuk kembali ke menu. Tapi tahukah anda? Aplikasi tadi sebenarnya belum
keluar dan masih berjalan. Aplikasi tersebut masih berjalan di background
homescreen anda. Cara yang benar adalah dengan menekan tombol kembali beberapa
kali hingga mencapai tampilan homescreen anda. Atau, dengan cara membuka
pilihan dan memilih quit atau keluar pada aplikasi tersebut.
Aplikasi yang berjalan pada background anda tetap akan menggunakan kemampuan
RAM ponsel anda. Hal ini kadang tidak kita ketahui sehingga seringkali kita
mendapatkan ponsel kita berjalan lambat, walau kita hanya membuka satu aplikasi
saja.
4.
Matikan
Auto-update aplikasi
Auto-update adalah kemampuan untuk memperbarui aplikasi yang anda miliki
secara otomatis. Kemampuan ini dijalankan sendiri oleh aplikasi tersebut dan
tidak memerlukan ijin dari anda. Dengan kemampuan ini, anda dapat menikmati
aplikasi yang selalu update. Selalu mendapatkan fitur-fitur terbaru dari
aplikasi tersebut.
Namun begitu, fitur auto-update ini akan membebani kinerja ponsel. Kadang
aplikasi ini akan mendownload dan menjalankan sebuah aplikasi ketika anda
sedang menjalankan aplikasi lain. Ponsel anda akan kewalahan karena harus
menjalankan beberapa pekerjaan sekaligus. Ponsel anda-pun akan terasa lambat
dan berat. Matikanlan kemampuan auto-update, cukup jalankan notifikasi saja
bila ada pembaruan, dan aplikasi akan meminta ijin anda untuk melakukan
pembaruan. Hal ini akan meringankan kerjaan ponsel anda selama anda tidak
menjalankan aplikasi lain ketika anda mengijinkan proses update berlangsung.
5.
Pindahkan
Aplikasi ke Micro-SD
Fitur moved apps to SD adalah fitur yang memungkinkan anda untuk
memindahkan instalan aplikasi dari memori internal ke kartu microSD. Dengan
memindahkan aplikasi ke memori eksternal, ruang penyimpanan akan lebih luas dan
ponsel akan lebih mudah menggunakan data yang ada. Hal ini pada akhirnya akan
membuat kinerja ponsel anda lebih cepat.
6.
Jangan
Gunakan Auto-rotates
Auto rotate adalah fitur pada ponsel, yang akan menyesuaikan mode layar
sesuai dengan kondisi ponsel saat digenggam. Apabila anda memegang ponsel anda
memanjang keaatas atau portrait, tampilan layar-pun akan menggunakan mode portrait.
Sebaliknya bila anda memegang ponsel secara horizontal, tampilan layar-pun akan
menggunakan mode landscape. Rotasi otomatis ini akan membuat ponsel bekerja
lebih keras dan menghambat aplikasi lain.
7.
Autobrightness
Kebanyakan ponsel android telah dilengkapi oleh sensor ambien light.
Sensor ini akan memeriksa kondisi cahaya lingkungan ponsel dan akan
menyesuaikan kecerahan layar ponsel anda. Akan tetapi, selain membutuhkan
banyak tenaga baterai, kemampuan ini juga dapat membuat kinerja ponsel menjadi
lambat.
8.
Factory
Reset
Factory reset adalah reset yang telah disediakan oleh produsen ponsel.
Dalam reset ini, terdapat beberapa pilihan. Anda masih dapat menyimpan
data-data anda sehingga tidak akan terhapus.
Anda
dapat mencoba ini bila sudah melakukan langkah diatas namun belum menghasilkan
hasil yang maksimal. Hal ini dikarenakan pada android saat pertama kali
berjalan, terdapat beberapa aplikasi yang otomatis berjalan di background.